Sunday, April 14, 2013

PENGERTIAN MANAJEMEN KLASIK

PENGERTIAN MANAJEMEN KLASIK
Oleh: Veri Yulianto 
  (Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang)



















Monday, March 25, 2013


 PAMERAN FOTO BAWAH LAUT (MURI)
Oleh: Veri Yulianto 
  (Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang)
 

       PAMERAN foto lingkungan hidup dibawah air Reef Check Karimun Jawa 2013 di Dermaga Perintis Karimun Jawa, Jepara Jawa Tengah, Minggu (17/3).*
JEPARA, (PRLM).- Pameran foto lingkungan hidup di bawah air Reef Check Karimun Jawa 2013 di Dermaga Perintis Karimun Jawa, Jepara Jawa Tengah, pecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Pameran yang menampilkan 40 lebih karya foto lingkungan diselenggarakan Marine Diving Club Fakultas Kelautan Universitas Diponegoro dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah sejak Minggu (17/3/13) akan berlangsung hingga 24 Maret mendatang.
"Inti dari kegiatan ini semata-mata bukan untuk memecahkan rekor MURI. Tapi kami bermaksud untuk menunjukan bahwa betapa pentingnya lingkungan laut, terutama keselamatan terumbu karang yang terus mengalami kerusakan," ujar ketua penyelenggara Reef Chek Karimun Jawa 2013, dalam keterangannya kepada PRLM.
      Diungkapkan Teo, kerusakan lingkungan bawah laut atau terumbu karang di sejumlah perairan laut Indonesia yang menjadi objek wisata bahari terus mengalami kerusakan. Kerusakan bukan hanya akibat eksplorasi bawah laut, tetapi juga akibat kegiatan wisata bawah laut yang kini sedang menjadi trend.
Kerusakan yang terjadi menurut Teo, akibat kegiatan wisata yang tidak mengetahui pentingnya menjaga lingkungan. "Selama ini wisatawan tahunya hanya berwisata menyelam dan menikmati pemandangan bawah laut, demikian juga pemandu tidak memberikan batasan hingga akhirnya lama kelamaan mengakibatkan kerusakan," ujar Teo.
        Dipilihnya Karimun Jawa sebagai lokasi memamerkan 40 lebih karya foto dari sejumlah fotografer peduli lingkungan, dikarenakan Karimun Jawa merupakan salah satu objek wisata bawah laut tujuan utama. Pemberian sertifikat MURI kepada Marine Diving Club Fakultas Kelautan Universitas Diponegoro oleh perwakilan MURI dengan katagori penggagas pertama kegiatan pameran foto bawah laut.

SUMBER: http://m.pikiran-rakyat.com/node/227311



        Pameran foto bawah laut digelar kelompok mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (FPIK Undip) Semarang yang tergabung dalam Marine Diving Club (MDC), di lokasi Dermaga Kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Minggu (17/03/2013).

            Kegiatan yang didukung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah tersebut langsung dicatatkan dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa pameran foto dalam air yang baru kali pertama digelar di Indonesia.

          Sejumlah wisatawan termasuk turis asing terlihat penasaran ingin menyaksikan pameran foto yang dinilai unik dan spektakuler. Bartleutt Daniel asal London Inggris mengaku tertarik dan turun menyelam karena karya foto yang dipamerkan bersinggungan dengan masalah konservasi lingkungan. Pengunjung lain Ehdra dari Universitas Riau (UNRI), serta Risaldi, Firman dan Irsalina- ketiganya mahasiswa dari Universitas Pajajaran (Unpad) Bandung.

          “Kami sengaja datang dari Bandung, ingin mendapatkan pengalaman menyelam sekaligus untuk melihat pameran foto. Foto- foto yang dipajang sangat bagus, bercerita tentang pentingnya konservasi lingkungan dan menjaga kelestarian alam. Banyak kekayaan alam kita rusak dan musnah, tergambar jelas dalam bingkai foto,” ujar Risaldi.

             Ketua Panitia Teo Andri Saputra mengatakan, pihaknya menyediakan 56 peralatan diving (selam) untuk pengunjung yang ingin menyaksikan 30 buah foto yang dipajang di 10 tiang pancang berbentuk batuan karang, di kedalaman 2 meter hingga 7 meter dari atas permukaan laut. Tercatat, 37 orang menyaksikan pameran itu.

              Galeri foto yang dipamerkan berasal dari hasil lomba pada 20 Pebruari hingga 8 Maret 2013, diikuti peserta umum dari seluruh Indonesia. Di antara foto yang dipajang menyoroti tentang perburuan sirip ikan Hiu di Alor NTT, perusakan dan alih fungsi hutan untuk lahan perkebunan sawit di Kepulauan Sebatik Kalimantan, serta pemutihan karang akibat pemanasan global di Karimunjawa Jepara.

              Pameran foto ini merupakan kegiatan dalam laut ketiga yang dilakukan MDC dan tercatat dalam MURI. Dua kegiatan sebelumnya yaitu kuliah dan catur di dalam air laut. “Kami tak hanya menggelar pameran dalam laut, tetapi juga ingin memperkenalkan wisata khusus diving di Karimunjawa, sebagai daerah tujuan wisata di Jawa Tengah,” katanya.

             Kepala Balai Pelayanan Informasi dan Pengembangan Usaha Pariwisata Jawa Tengah, Puji Johar Noto menyatakan, salah satu destinasi wisata yang dikenalkan dalam Visit Jateng 2013 adalah Kepulauan Karimunjawa. “Kami sangat mendukung pameran foto bawah laut yang dipadu dengan wisata diving,” ungkapnya.

Sumber : http://krjogja.com/read/165370/pameran-foto-bawah-laut-masuk-muri.kr



JEPARA, suaramerdeka.com - Marine Diving Club (MDC) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip menggelar pamerah fotografi alam bawah laut di Kepulauan Karimunjawa, Minggu (17/3).
Pameran tersebut berhasil memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kategori pemrakarsa pameran yang digelar di bawah laut tepatnya di bawah Dermaga Karimunjawa.
Sebanyak 30 karya foto dari mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa. Karya yang dipamerkan menceritakan kerusakan alam di beberapa wilayah nusantara seperti alih fungsi hutan yang dijadikan perkebunan kelapa sawit di Kepulauan Sebatik, Kalimantan.
Selain itu juga perburuan siripkan hiu dan tuna yang terjadi di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur. Salah satu panitia pameran Teo Andi Seaputra menyatakan, pameran foto ini dilandasi keprihatrinan mahasiswa yang mencintai alam atas kerusakan yang terjadi.
Diharapkan dengan pameran ini bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga ekosistem sebagai penyeimbang alam.
"Jika tidak dicegah dari sekarang, kerusakan akan semakin parah. Kami ingin mengajak masyarakat menjaga alam," kata Teo di sela-sela kegiatan.
Ide dasar pameran yang didukung Dinas Pariwisata Jateng tersebut adalah belum pernah di Indonesia digelar pameran di bawah laut. Dengan kegiatan yang berbeda ini akan semakin mendapat perhatian masyarakat dan pemerintah.
"Contohnya, berkembangnya pariwisata di Karimunjawa ini mendorong penduduk setempat untuk melakukan konservasi alam khususnya terumbu karang. Sebelumnya, kerusakan terjadi karena aktivitas penduduk yang mencari terumbu karang," jelas Teo.



            JEPARA, KOMPAS.com - Sejumlah mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang, yang tergabung dalam Marine Diving Club menggelar pameran fotografi di bawah laut dengan tema konservasi di Dermaga Perintis Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara.
"Ada 30 foto tentang kehidupan di bawah laut yang kami tempelkan di 10 tiang beton penyangga Dermaga Perintis Karimunjawa ini dengan kedalaman antara 2--13 meter di bawah permukaan air laut," kata Teo Andri Saputra, ketua panitia pameran fotografi di Jepara, Minggu (17/3/2013).
           Puluhan foto yang dicetak pada material "MMT indoor" berukuran 30 x 40 sentimeter tersebut menceritakan tentang perusakan lingkungan di laut, seperti pemutihan karang akibat pemanasan global di Kepulauan Karimunjawa dan perburuan sirip ikan hiu di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur.
Teo mengatakan bahwa pameran fotografi kehidupan di bawah laut yang didukung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah ini bertujuan mengajak masyarakat untuk peduli pentingnya konservasi lingkungan di laut.
           "Melalui fotografi yang saat ini digemari oleh sebagian masyarakat, kami ingin memperlihatkan bahaya dan dampak dari perusakan lingkungan di laut," ujarnya.
Ia mengaku bahwa pihaknya sempat mengalami kesulitan terkait dengan material alat untuk mencetak foto yang dikumpulkan dari berbagai lomba foto konservasi di tingkat nasional yang diikuti peserta dari Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Universitas Riau.
           "Kami juga sempat kesulitan mencari tempat yang akan ditempeli foto-foto yang akan dipamerkan hingga Kamis (21/3/2013). Namun, akhirnya dapat diatasi," katanya.
Kepala Balai Pelayanan Informasi dan Pengembangan Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Puji Joharnoto mendukung kegiatan para mahasiswa Undip Semarang, terutama mengenai pentingnya konservasi lingkungan laut.
        "Pameran foto bawah laut tentang konservasi lingkungan ini juga merupakan upaya mengenalkan pariwisata Karimunjawa kepada masyarakat luas serta mendukung program Visit Jateng 2013," ujarnya. 

 SUMBER: 
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/18/03080515/Undip.Pamerkan.Fotografi.di.Bawah.Laut.Karimunjawa?utm_source


 

Sunday, February 24, 2013

REEF CHECK KARIMUNJAWA 2013 DAN UNDERWATER PHOTOGRAPHY CONTEST (REKOR MURI) BY MARINE DIVING CLUB (MDC)


 REEF CHECK KARIMUNJAWA 2013 DAN UNDERWATER PHOTOGRAPHY CONTEST (REKOR MURI) BY MARINE DIVING CLUB (MDC)
Oleh: Veri Yulianto 
  (Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang)


 REEF CHECK KARIMUN JAWA 2013
Hallo buddy, bosan dengan kegiatan sehari-hari kamu? Atau mau ikut kegiatan konservasi? Atau bahkan mungkin mencari pengalaman yang berbeda saat diving? Ayo gabung bersama kami dalam acara Reef Check Karimun Jawa 2013 dengan tema “Kenali, Jaga dan Selamatkan Terumbu Karang”

Acara akan dilaksanakan pada tanggal 15-21 Maret 2013 bertempat di kepualauan Karimunjawa. Dengan Event yang ada didalamnya sebagai berikut :

1. Reef Check Ecodiver Training.
2. Reef Check Monitoring Survey.
3. Coastal Clean Up.
4. Transplantasi karang.
5. Field Trip.
6. Pemecahan Rekor Muri “Pemrakarsa galleri Fotografi Baah Laut Pertama di Indonesia”.
7. Camp fire

Hanya dengan kontribusi :
1. Umum : Rp. 1.800.000
2. Mahasiswa : Rp. 1.600.000
3. Ecodiver Training : + Rp. 550.000

Fasilitas yang akan kamu dapatkan adalah sebagai berikut :
1. Dive Gear.
2. Akomodasi dan transportasi.
3. Sertfikat Reef Check Discovery.
4. Reef Check Toolkit.
5. Reef Check T-Shirt.
6. Fasilitas tambahan untuk peserta Eco Diver :
- Sertifikat Reef Check Eco Diver.
- Reef Check Eco Diver Toolkit.
- Eco Diver Training.

Just Click! and open the link below buddies :)

More info, just contact us :
Teo Andri : 08979640957 / 275E4BB3
Julian Saputra : 085288043838
Hallo buddy, bosan dengan kegiatan sehari-hari kamu? Atau mau ikut kegiatan konservasi? Atau bahkan mungkin mencari pengalaman yang berbeda saat diving? Ayo gabung bersama kami dalam acara Reef Check Karimun Jawa 2013 dengan tema “Kenali, Jaga dan Selamatkan Terumbu Karang”

Acara akan dilaksanakan pada tanggal 15-21 Maret 2013 bertempat di kepualauan Karimunjawa. Dengan Event yang ada didalamnya sebagai berikut :

1. Reef Check Ecodiver Training.
2. Reef Check Monitoring Survey.
3. Coastal Clean Up.
4. Transplantasi karang.
5. Field Trip.
6. Pemecahan Rekor Muri “Pemrakarsa galleri Fotografi Baah Laut Pertama di Indonesia”.
7. Camp fire

Hanya dengan kontribusi :
1. Umum : Rp. 1.800.000
2. Mahasiswa : Rp. 1.600.000
3. Ecodiver Training : + Rp. 550.000


Fasilitas yang akan kamu dapatkan adalah sebagai berikut :
1. Dive Gear.
2. Akomodasi dan transportasi.
3. Sertfikat Reef Check Discovery.
4. Reef Check Toolkit.
5. Reef Check T-Shirt.
6. Fasilitas tambahan untuk peserta Eco Diver :
- Sertifikat Reef Check Eco Diver.
- Reef Check Eco Diver Toolkit.
- Eco Diver Training.

Just Click! and open the link below buddies :)

More info, just contact us :
Teo Andri : 08979640957 275E4BB3
Julian Saputra : 085288043838 


 PHOTOGRAPHY CONTEST
Hello buddies,
Sering melakukan kegiatan konservasi ? Sering melihat perusakan lingkungan? Atau suka dengan keindahan bawah laut?
Punya foto dari kegiatan tersebut?
Ayooo !!!!! join with us

MDC Proudly Present
"KONTES FOTOGRAFI"

Syaratnya mudah, tinggal daftarkan diri kamu, dan kirimkan hasil jepretan terbaikmu.
AWASSSS !!!! 30 foto terbaik bakalan ditampilin di bawah air dalam pemecahan REKOR MURI
"PEMRAKARSA PAMERAN FOTO DALAM AIR PERTAMA DI INDONESIA"

ini menarik loh, menarik !!!
So, tunggu apa lagi ???

info lebih lanjut dapat dilihat di
http://adf.ly/JYpt5
Atau dapat menghubungi

Julian Gooner Saputra : 085288043838
Teo Andri Saputra : 08979640957
Pin BB : 275E4BB3
TETAP JAGA KELESTARIAN LAUT KITA DAN SELAMATKAN TERUMBU KARANG DARI BAHAYA KERUSAKAN...  AYOO KITA MULAI DARI DIRI KITA SENDIRI... WASPADA DIRA ANURAGA.... !!!

Saturday, February 23, 2013

ANALISA DAMPAK GERAKAN KERAK BUMI TERHADAP SIFAT OSEANOGRAFI


ANALISA DAMPAK GERAKAN KERAK BUMI  TERHADAP SIFAT OSEANOGRAFI
Oleh: Veri Yulianto 
  (Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang)



PEMBAHASAN
1. Uraikan dengan singkat prediksi sumber panas air samudera terletak di mana dan menyebar ke arah mana?
     Jawab :
Sumber panas air samudera dapat berasal dari palung kuril (kurile trench) Palung ini terbentuk sebagai akibat dari zona subduksi, pada akhir zaman Kapur, hingga menciptakan Kepulauan Kuril. Memanjang dari tiga persimpangan antara Patahan Ulakhan dan ke utara Palung Aleutian hingga ke Palung ke selatan Jepang. 

2. Uraikan perpindahan panas tersebut akan menimbulkan arus, sebutkan arus apa dan sumbernya dimana serta gambarkan prediksi ke arah mana arus tersebut tersebar?
Jawab :
Kerak bumi menutupi seluruh permukaan bumi. Namun, akibat adanya aliran panas yang mengalir di astenosfer menyebabkan kerak bumi pecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Bagian-bagian itulah yang disebut lempeng kerak bumi (lempeng tektonik). Aliran panas tersebut untuk selanjutnya menjadi sumber kekuatan terjadinya pergerakan lempeng. Lempeng tektonik; merupakan dasar dari terbangunnya system kejadian gempa bumi, peristiwa gunung berapi, pemunculan gunung api bawah laut, dan peristiwa geologi lainnya.
Dari pergerakan lempeng tektonik ini akan mengakibatkan perbedaan tekanan. Tekanan berpengaruh terhadap densitas air laut.  Maka arus yang terbentuk adalah Arus di Kedalaman Samudera, disebabkan perbedaan densitas diantara dua massa air laut yang berdekatan mengakibatkan gerakan vertical air laut serta menghasilkan gerakan massa air laut dalam      ( deep water masses ) dengan melintasi samudera secara perlahan – lahan. Gerakan massa air laut dalam ( arus laut dunia ) biasanya berdampak pada sirkulasi permukaan.

3. Uraikan selain arus faktor oseanografi apa saja akibat adanya kondisi tektonik tersebut?
     Jawab :
·         Arus Permukaan Laut di Samudera
Penyebab utama terjadinya arus laut dunia verupa arus permukaan di samudera yaitu adanya tiupan angina kencang dan melintasi di permukaan bumi melewati zona – zona lintang yang berbeda.
·         Arus di Kedalaman Samudera
Adanya perbedaan densitas diantara dua massa air laut yang berdekatan mengakibatkan gerakan vertical air laut serta menghasilkan gerakan massa air laut dalam ( deep water masses ) dengan melintasi samudera secara perlahan – lahan. Gerakan massa air laut dalam ( arus laut dunia ) biasanya berdampak pada sirkulasi permukaan.
·         Arus Pasang Surut
Arus pasang surut berlangsung karena adanya gesekan pasang surut air laut. Arus laut dunia bias terlihat jelas di perairan dan di muara sungai. Saat air laut menuju surut, akan tampak gerakan arus laut dunia mengalir ke luar.

4. Uraikan dengan singkat faktor oseanografis dari pembahasan no 3 dengan gambar
     Jawab :
Pengaruh daratan yang luas ( bentang alam yang luas) yaitu gabungan dari bentuk lahan, yaitu kenampakan tunggal seperti bukit atau sebuah lembah sungai. Kombinasi dari kenampakan-kenampakan tersebut membentuk suatu bentang lahan. Bentang alam adalah bagian yang tampak langsung di alam seperti permukaan tanah, vegetasi, dan daerah perairan. Perubahan bentang alam relatif sangat kecil jika dibandingkan dengan bentang budaya. Komponen bentang alam relatif stabil keberadaannya, sedangkan bentang budaya yang terdiri dari komponen pokok manusia dan juga lingkungannya lebih bersifat dinamis dan selalu mengalami perubahan. Pengaruh penutup lahan (vegetasi) yaitu tumbuhan di Indonesia hidup sepanjang tahun juga turut mempengarhi karena suhu rata-rata yang cukup tinggi dan didukung persediaan air yang cukup. Kondisi ini lain dengan negaranegara di daerah subtropis yang mengalami musim gugur. Di Indonesia terdapat perbedaan jenis tumbuhan dan kemampuan tumbuh flora di daerah yang satu dengan daerah yang lain, sedangkan Pengaruh topografi (relief), topografi alam dapat mempercepat atau memperlambat kegiatan iklim. Pada tanah datar kecepatan pengaliran air lebih kecil daripada tanah yang berombak. Topografi miring mempergiat berbagai proses erosi air, sehingga membatasi kedalaman solum tanah, sebaliknya genangan air di dataran, dalam waktu lama atau sepanjang tahun, pengaruh iklim nibsi tidak begitu nampak dalam perkembangan tanah. Pengaruh arus laut, gaya ini yang mengakibatkan adanya aliran gyre yang searah jarum jam (ke kanan) pada belahan bumi utara dan berlawanan dengan arah jarum jam di belahan bumi selatan. Perubahan arah arus dari pengaruh angin ke pengaruh gaya coriolis dikenal dengan spiral Ekman dan Pengaruh angin, angin di atas khatulistiwa yang mengalir ke daerah kutub dan turun di daerah maksimum subtropik. Angin ini disebut angin antipasat. Di belahan Bumi utara disebut angin antipasat barat daya dan di belahan Bumi selatan disebut angin antipasat barat laut.


Gambar 4. Kondisi tektonik di wilayah indonesia terhadap kondisi subduction di lingkar pasifik

KESIMPULAN

  • Sumber panas air samudera dapat berasal dari palung kuril yang terbentuk pada zona Subduksi.
·         Faktor yang mempengaruhi kondisi tektonik yaitu Arus Permukaan Laut di Samudera, Arus di Kedalaman Samudera, Arus Pasang Surut.


DAFTAR PUSTAKA

Alfred Wegener .1966. The Origin of Continents and Oceans. Courier Dover. hlm. 246
Kennet.1982.Marine Geology. Prentice Hall Inc, Engewood Clifs, Mac. New York
Thomson W .1863. "On the secular cooling of the earth". Philosophical Magazine 4 (25)
Oseanografi Geologi. 2012. Modul Praktikum. jurusan ilmu kelautan program Oseanografi. Universitas diponegoro

ANALISIS JENIS DAN POSISI EFEK GERAKAN KERAK BUMI


ANALISIS JENIS DAN POSISI EFEK GERAKAN KERAK BUMI
Oleh: Veri Yulianto 
  (Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang)


PEMBAHASAN
1. Berdasarkan Gambar 4 diatas, uraikan ada berapa lempeng di Indonesia.
Jawab : lempeng di Indonesia, yaitu :
1.      Lempeng Hindia Australia di bagian selatan,
2.      Lempeng Eurasia di bagian Utara
3.      Lempeng Pasifik di bagian Timur laut.

2. Ada efek gerakan apa yang terjadi di Indonesia.
Jawab :
·         Subduksi
·         Gesekan

3. Uraikan sifat-sifat efek gerakan lempeng tersebut diatas.
Jawab :

·           Subduksi
Zona subduksi atau penekukan terjadi ketika lempeng samudra bertabrakan dengan lempeng benua, dan menelusup ke bawah lempeng benua tersebut ke dalam astenosfer. Lempeng litosfer samudra mengalami subduksi karena memiliki densitas yang lebih tinggi. Lempeng ini kemudian mencair dan menjadi magma.
Subduksi menyebabkan terbentuknya palung laut, misalnya palung Mariana, serta menyebabkan terbentuknya pegunungan. Gunung berapi yang terjadi sepanjang zona perbatasan ini, seperti misalnya Puncak Saint Helens dan Krakatau, disebut sebagai gunung berapi zona subduksi.


·         Gesekan
Arus konveksi berskala besar di mantel atas disalurkan melalui astenosfer, sehingga pergerakan didorong oleh gesekan antara astenosfer dan litosfer.
Slab suction
Arus konveksi lokal memberikan tarikan ke bawah pada lempeng di zona subduksi di palung samudera. Penyerotan lempengan (slab suction) ini bisa terjadi dalam kondisi geodinamik di mana tarikan basal terus bekerja pada lempeng ini pada saat ia masuk ke dalam mantel, meskipun sebetulnya tarikan lebih banyak bekerja pada kedua sisi lempengan, atas dan bawah

4.                  Dampak apa saja yang terjadi akibat gerakan lempeng yang terjadi.
Jawab :
·         Tunjaman antara lempeng indo-australia dengan lempeng Eurasia mengakibatkan tsunami aceh.
·         Aktifitas lempeng indo-australia mengakibatkan gempa di sisi barat pulau sumatera.
·         Subduksi antara lempeng Indo-Australia dengan Lempeng Eurosia menyebabkan terbentuknya pegunungan Bukit Barisan disepanjang pulau Sumatra,
·         Deretan gunung berapi di sepanjang pulau Jawa, Bali, Lombok,
·         Serta parit Samudra di Jawa.
·         Terjadinya gempa di sisi selatan jawa akibat aktifitas lempeng Indo-Australia dan  lempeng pulau jawa. 


Gambar 4.Kondisi tektonik di wilayah Indonesia


KESIMPULAN

·         Lempeng di Indonesia terdiri dari Lempeng Hindia Australia di bagian selatan, Lempeng Eurasia di bagian Utara dan Lempeng Pasifik di bagian Timur laut.
·         Gerakan yang terjadi di Indonesia yaitu Subduksi dan Gesekan antar lempeng/ Subduction.