Saturday, February 23, 2013

ANALISIS JENIS GERAKAN KERAK BUMI


ANALISIS JENIS GERAKAN KERAK BUMI
Oleh: Veri Yulianto 
  (Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang)


PEMBAHASAN
1. Berdasarkan gambar 3 di atas,uraikan ada berapa gerak lempeng di bumi kita.
Jawab :
Divergen
Terjadi pada dua lempeng tektonik yang bergerak saling memberai (break apart). Ketika sebuah lempeng tektonik pecah, lapisan litosfe rmenipis dan terbelah, membentuk batas divergen. Pada lempeng samudera, proses ini menyebabkan pemekaran dasar laut (seafloor spreading). Sedangkan pada lempeng benua, proses ini menyebabkan terbentuknya lembah retakan (rift valley) akibat adanya celah antara kedua lempeng yang saling menjauh tersebut.
Konvergen
Terjadi apabila dua lempeng tektonik tertelan (consumed) kearah kerakbumi, yang mengakibatkan keduanya bergerak saling menumpu satu sama lain (one slip beneath another). Wilayah dimana suatu lempeng samudra terdorong kebawah lempeng benua atau lempeng samudera lain disebut dengan zona tunjaman (subduction zones). Di zona tunjaman inilah sering terjadi gempa. Pematang gunung-api (volcanic ridges) dan parit samudra (oceanic trenches) juga terbentuk di wilayah ini.
Transform
Terjadi bila dua lempeng tektonik bergerak saling menggelangsar (slide each other), yaitu bergerak sejajar namun berlawanan arah. Keduanya tidak saling memberai maupun saling menumpu. Batas transform ini juga dikenal sebagai sesaru bahan-bentuk (transform fault). Batas transform umumny berada di dasar laut, namun ada juga yang berada di daratan, salah satunya adalah Sesar San Andreas (San Andreas Fault) di California, USA. Sesar ini merupakan pertemuan antara Lempeng Amerika Utara yang bergerak arah tenggara, dengan Lempeng Pasifik yang bergerak kearah barat laut.
Batas konvergen ada 3 macam, yaitu
a.       Antara lempeng benua dengan lempeng samudera,
b.      Antara dua lempeng samudra,
c.       Antara dua lempeng benua.

2. Berdasarkan gambar 3 di atas, uraikan interaksi lempeng tersebut antara kerak mana dengan kerak mana.
Jawab :
a. Divergen
Pematang Tengah-Atlantik (Mid-Atlantic Ridge) adalah salah satu contoh divergensi yang paling terkenal, membujur dari utara keselatan di sepanjang Samudra Atlantik, membatasi Benua Eropa dan Afrika dengan Benua Amerika.
Pasifik Timur antara Pasifik dengan Nazca, Pasifik dengan Cocos, Nazca dengan Antartic, Indo-Australia dengan Antartic.
b. Konvergen
Konvergen terjadi antar alempeng pasifik dengan Amerika Selatan , Pasifik dengan Amerika Utara, Pasifik dengan Eurasia, Pasifik dengan Indo-Australia, Indo- Australia dengan Eurasia, India dengan Eurasia membentuk rangkaian Ring of Fire bumi ( Pegununganlingkarpasifik)
c. Transform
Interaksi Transform terjadi di atlantik ridges, pasifik timur ridges, antartik – pasifik ridges, pasifik-nazca ridges, pasifik-cocos ridges.

3. Uraikan sifat-sifat gerakan lempeng tersebut diatas.
Jawab :
a.       Antara lempeng Pasifik dengan lempeng Nazca saling menjauh menimbulkan East Pacific Rise.
b.      Jika lempeng benua dan lempeng smudera saling mendekat, umumnya lempeng samudera akan menujam ke bawah lempeng benua hingga jauh ke dalam lapisan astenosfer. Sepanjang jalur tekukan terdapat titik-titik hiposentrum gempa yang di kenal sebagai jalur Benioff.
c. Antara Lempeng Amerika Selatan dengan lempeng Nazca saling mendekat membentuk palung peru-cili dan pegununganan des.
d. Antara lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia saling mendekat membentuk palung Jawa.
e. Terkadang lempeng samudera ada juga yang mendekati lempeng benua dengan posisi tertekuk ke atas sehingga kerak samudra relatif berada di atas kerak benua. Gejala tubrukan seperti ini dikenal dengan tipe titian (tythian type) atau subduction.
f. Antara lempeng Amerika utara dengan lempeng pasifik saling bergeser membentuk sesar San Andreas
g. Pemekaran lempeng yang terdapat di atas benua disebut rifting, sedangkan pemekaran yang berada di atas samudera disebut spreading. Proses pemekaran ini menyebabkan lempeng bergerak saling menjauh.


 
Gambar 2.Potongan melintang tipe utama batas dan gerakan kerak bumi


     Gambar 3.Gambaran jenis dan sebaran gerakan kerak bumi

KESIMPULAN

  • Gerak lempeng dibumi kita ada 3 yaitu, Konvergen, Divergen dan Transform.
  • Batas konvergen ada 3 macam, yaitu antara lempeng benua dengan lempeng samudera, antara dua lempeng samudra, antara dua lempeng benua.

GEOTEKTONIKA

GEOTEKTONIKA
Oleh: Veri Yulianto 
  (Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang)

PEMBAHASAN
1.    Berdasarkan Gambar 1 diatas, uraian ada berapa lempeng di bumi kita dan sebutkan mulai dari lempeng terbesar sampai lempeng terkecil.
Jawab :
Lempeng yang ada di bumi kita ada 15 Lempeng, yaitu ;
a.       Pasific Plate
b.      Antartic Plate
c.       Eurasian Plate
d.      North American Plate
e.       South American Plate
f.       African Plate
g.      Autralian Plate
h.      Nazca Plate
i.        Philippine Plate
j.        Indian Plate
k.      Cocos Plate
l.        Arabian Plate
m.    Scotia Plate
n.      Caribbean Plate
o.      Juan de Fuca Plate

2.    Berdasarkan Gambar 1 diatas, uraikan sifat-sifat lempeng tersebut di atas mulai dari terbesar sampai terkecil.
Jawab :
Secara garis besar Lempeng di dunia dibagi 2 yaitu :
a. Lempeng Benua
Terdiri dari lempeng Eurasia, Afrika, India, Arab, Amerika Selatan
Sifat dari lempeng benua ini, sebagai berikut :
·         Lempeng Samudra, tersusun oleh mineral yang kaya akan Si, Fe, Mg yang disebut sima.
·         Ketebalan Lempeng Samudra berkisar antara 5-15 km dengan berat jenis rata-rata 3 gm/cc.
·         Lempeng Samudra biasanya disebut lapisan basaltis karena batuan penyusunnya terutama berkomposisi basalt.

b. Lempeng Samudera
Lempeng Pasifik, Antartika, Nazca, Australia, Karibia, Amerika Utara, Scotia, Cocos, Juan de Fuca, Philipina.
Sifat dari lempeng samudera ini, sebagai berikut :
·         Lempeng Samudra, tersusunoleh mineral yang kaya akan Si, Fe, Mg yang Disebut sima.
·         Ketebalan Lempeng Samudra berkisar antara 5-15 km dengan berat jenis rata-rata 3 gm/cc.
·         Lempeng Samudra biasanya disebut lapisan basaltis karena batuan penyusunnya terutama berkomposisi basalt.





 

Gambar 1.Gambar jenis dan sebaran kerak bumi

KESIMPULAN

·        Lempeng yang ada di bumi kita ada 15 Lempeng yang dibagi menjadi lempeng benua dan lempeng samudera.
·         Lempeng Benua Terdiri dari lempeng Eurasia, Afrika, India, Arab, Amerika Selatan
·         Lempeng Samudera Terdiri dari Lempeng Pasifik, Antartika, Nazca, Australia, Karibia, Amerika Utara, Scotia, Cocos, Juan de Fuca, Philipina
 

Friday, February 8, 2013

PROSPEK KERJA LULUSAN OSEANOGRAFI INDONESIA

PROSPEK KERJA LULUSAN OSEANOGRAFI INDONESIA
Oleh: Veri Yulianto 
  (Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang)
        Dalam artikel ini saya akan sedikit review menganai apa saja yang dipelajari di oseanografi, lalu saya akan menjelaskan mengenai prospek karir lulusan Oseanografi di dunia industri, tantangan2, daftar2 perusahaan prospektif, bekal kuliah, dll. Semoga bermanfaat!
       Sejauh yang saya baca dari banyak artikel, banyak masyarakat masih belum mengenal baik Jurusan Oseanografi. Terkadang ada yang beranggapan jurusan Ilmu Kelautan itu identik dengan jurusan Oseanografi, ada lagi yang mengira Oseanografi serupa/miirp dengan Tek. Kelautan. Sehingga otomatis mereka mengira bahwa profesi lulusannya akan sama. Pernyataan tersebut tak sepenuhnya salah, namun dengan perkembangan dan kebutuhan pasar di dunia industri yang begitu pesat, saya ingin menjelaskan mengenai profesi seorang lulusan oseanografi di dunia kerja yang tentunya terkait di bidangnya dimana akan menunjukan perbedaan yang mencolok dibanding dengan lulusan Ilmu Kelautan. Informasi ini saya peroleh dari berbagai sumber dan trennya di media internet.
          Pertama-tama saya ingin mengajak pembaca menyamakan persepsi terlebih dahulu. Pada dasarnya Ilmu kelautan dan perikanan maupun oseanografi sama-sama mempelajari dinamika laut. Setelah menjalani 2 tahun pertama di jurusan Oseanografi dan dengan bergaul bersama senior maupun rekan2 dari ilmu serupa (ilmu kelautan/perikanan) di universitas lain, ternyata saya menemukan banyak perbedaan yang nantinya menentukan profesi lulusannya juga. Secara umum, berbagai sumber menyatakan bahwa Oseanografi terdiri dari beberapa konsentrasi, yaitu Oseanografi Fisis, Oseanografi Kimia, Oseanografi Biologi, dan Oseanografi Geologi, Oseanografi Kimia . Di jurusan yang saya ikuti saat ini adalah Oseanografi Fisis dimana lebih banyak mempelajari mengenai dinamika fisis laut seperti arus, gelombang, pasut, sedimen laut, dll. Meskipun demikian, tak lepas dari fondasi atau dasar-dasar dari kajian oseanografi lainnya (kimia,geologi,dll). Sedangkan bedasarkan hasil diskusi bersama teman2 dari Unpad, Undip, dan IPB ilmu kelautan lebih mempelajari mengenai hayatinya. Meskipun demikian, beberapa tools yang dipakai sama seperti metode penginderaan jauh, hidro-akustik, dll.

Perikanan, Lingkungan, atau Rekayasa Struktur?
       Ketika saya berkuliah banyak rekan2, para orang tua, dan masyarakat luas yang bertanya, “kalo oseanografi itu belajar apa?”, “lulusannya nanti kerja dimana ya?”. Bahkan banyak adik2 junior di jurusan yang tidak paham, sehingga motivasinya dalam belajar kurang OK! Hal ini tentu sempat saya alami juga! Haha.. Baik, saya akan menjawabnya dengan maha rinci! Haha..
Oseanografi khususnya, di tahun pertama, mata kuliahnya akan 80% sama dengan seluruh jurusan teknik dan sains lainnya! Kalkulus, Fisika Dasar, Kimia Dasar, dll… di tingkat 2, kita akan mempelajari dasar2 rekayasa maupun sains sebagai bekal utama utk mata kuliah spesifik jurusan selanjutnya yang +/- 50% sama dgn jurusan2 lainnya! Mata kuliahnya antara lain: Fisika Matematik (matematika rekayasa), Mekanika, Termodinamika, Mekanika Fluida, metode numerik, Probabilitas dan statistik, dan beberapa matakuliah dasar jurusan seperti pend. Oseanografi, suplemen matkul Geologi,dll. Di tingkat 3 dan 4 akan lebih spesifik dengan keahlian jurusan seperti arus, hidrodinamika, pemodelan ose, gelombang, pasang surut, pemrosesan sinyal, surveying ose, hidrografi, dll. Sehingga perlu dimaknai bahwa jurusan Oseanografi ini merupakan jembatan sains dan teknik.

Kajian Tambahan
          Walaupun sebagian besar banyak mempelajari dinamika fisis, namun kita juga tetap mempelajari ilmu-ilmu terkait yang lebih komprehensif seperti manajemen, lingkungan, dll. Di jurusan Oseanografi, mahasiswanya akan mempelajari mengenai proses2 kelautan yang menyangga iklim global. sehingga beberapa keahlian juga ada yang di fokuskan terhadap Perubahan Iklim. yang lagi booming ini juga adalah masalah bencana, banyak juga yang hebat dengan mengabdikan keahliannya di bidang mitigasi bencana (tsunami, kenaikan muka laut, dll).
       Meskipun oseanografi tidak mengkaji secara khusus mengenai teknologi perikanan, namun ilmunya banyak diterapkan di teknologi perikanan. lmu oseanografi juga banyak mengkaji masalah-masalah lingkungan, khususnya lingkungan laut. Ilmu oseanografi dapat diterapkan dalam kebijakan dan manajemen pesisir. Seperti kita ketahui, di seluruh dunia penduduk banyak terdistribusi di daerah pesisir. Sayangnya, di Indonesia dimana negara kepulauan terbesar di dunia ini sangat ironi dimana banyak sumber menyebutkan bahwa masyarakat miskin banyak terkonsentrasi di daerah pesisir. Inilah yang menjadi tantangan perkembangan ilmu oseanografi.

Para Lulusannya!

          Seperti halnya para lulusan Teknik Mesin, ketika bekerja mereka ada yang berporfesi sebagai pipeline engineer, maintenance engineer, facility engineer,dll, begitu pula lulusan Teknik Perminyakan ada yang jadi Drilling Engineer, Reservoir Engineer, Production Engineer,dll, juga Teknik Kelautan sperti (coastal engineer, subsea engineer, offshore structure engineer, Naval Architect,dll). Keahlian spesifik ini akan diperoleh ketika seorang fresh graduate mulai meniti karirnya dengan (biasanya) memperoleh training dari perusahaan tempat mereka bekerja. Bagamana dengan lulusan oseanografi? Ya tentu saja kawan! Lulusan Oseanografi pun akan seperti itu, contohnya? Coastal modeler, oceanographic surveyor, metocean engineer, hydrographic surveyor, oceanographer, marine seismic navigator (offshore navigator), marine environmental scientist, dan banyak lagi!!!!
            Profesi2 yang baru saya sebutkan tadi pasti akan sangat asing bagi pembaca dan para mahasiswa ”new comer”di jurusan ose. Tidak perlu takut, karena profesi tersebut nyata. Di berbagai negara eropa profesi tersebut saat ini sedang emerging bgt. Di asia, profesi2 tersebut biasanya banyak diperlukan di negara2 timur tengah dan singapura. Hmm.. Bagaimana dengan Indonesia, tentu saja di Indonesia juga berkembang, TAPI karena para mahasiswa dan lulusan ose kurang banyak mengetahui, akibatnya iklim kerja menjadi kurang kompetitif, profesi2 tersebut akhirnya diisi oleh lulusan2 dari jurusan lain, dan sebagian lagi diisi oleh para ekspatriat!. Maka selain kita perlu tahu profesi tadi, kita juga perlu persiapan matang semenjak kuliah. Persiapannya selain skill taktis maupun soft skill, juga perlu ada political will semenjak kuliah seperti, ikut kerja praktek di industri2 migas misalnya, sehingga kita bisa dikit2 promosiin jursan kita. Baiklah, di bawah ini saya jelaskan profesi2 lulusan oseanografi beserta desripsi kerjanya!

Dunia Riset
           Kesempatan untuk berkarir di dunia riset di bidang oseanografi sangat luas. Ilmu oseanografi sangat penting untuk peradaban manusia. Kita banyak bergantung pada laut, sehingga tentu saja ilmu oseanografi sangat berperan. Pemerintah Republik Indonesia sangat menyadari akan perkembangan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa. Makanya, banyak sekali badan riset di bawah kementrian terkait dan Kementrian terkait yang mengkaji masalah oseanografi. Berikut ini adalah badan-badan yang mengkaji oseanografi:
  • BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) – Di bawah koordinasi Kementrian Riset & Teknologi
  • Kementrian Kelautan dan Perikanan
  • LIPI
  • PPPGL (Pusat Pengembangan dan Penerapan Geologi Kelautan – Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral
  • BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) – Kementrian Perhubungan
  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana - Lembaga Pemerintah non-departmen
  • LAPAN (Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional – Lembaga Pemerintah non-departemen
  • DIHIDROS (Dinas Hidrografi-Oseanografi) - TNI AL
  • PU - Kementrian Pekerjaan Umum
Selain dapat berkarir sebagai peneliti di lembaga pemerintah, dapat juga menjadi tenaga pengajar di berbagai univ. di Indonesia. Selain itu juga banyak peneliti Indonesia di bidang oseanografi yang berkarya di negeri orang. Univ2 yang menyediakan program studi Oseanografi:
  1. Institut Teknologi Bandung
  2. Universitas Diponegoro
  3. Universitas Hang Tuah
Dunia Industri
          Lulusan oseanografi akan dapat berkarir di berbagai bidang industri. Diprediksi ke depannya, tren ini akan terus meningkat. Hal ini diperkuat jika anda “googling” dengan kata kunci tertentu untuk melihat pasar kerja.

Metocean Engineer
       Metocean engineer ini biasanya bekerja di perusahaan2 minyak dan gas bumi, di eropa saat ini berkembang juga utk di sektor energi terbarukan seperti Offshore Wind Farm.

                 Apa saja yang dilakukan metocean Engineer? Mereka mengambil (akuisisi data) fisis laut seperti arus dan gelombang maupun angin (faktor meteorologis) dengan metode yang tidak lazim! Seperti instalasi mooring buoy utk instrument pengukuran di sekitar anjungan lepas pantai. Kemudian pengolahaan datanya, seperti statistik gelombang utk penentuan kekuatan gelombang di suatu struktur dengan mencari nilai ekstrim, periode ulang, dll. Data2 tersebut kemudian biasanya diserahkan kepada engineer lain seperti ahli strukturnya (misal: utk analisis kelelahan), ahli lingkungannya (pencegahan dan penanggulangan minyak tumpah),  keselamatan kerja (prediksi cuaca utk misal: operasi helikopter dan subsea inspection), dll. Metocean Engineer juga berperan dalam pengambilan keputusan semisal pengembangan lapangan.
             Tantangannya saat ini yaitu cadangan minyak dan gas bumi yang cenderung menipis mendorong ekslorasi di laut dalam. Biasanya eksplorasi di laut dalam sangat beresiko selain mahal dan secara keamananya yang beresiko tinggi. Selain itu kebutuhan akan energi terbarukan di laut lebih potensial. Utk itu peran metocean engineer sangat penting dalam efektifitas biaya. kenapa engineer? karena adanya rekayasa dalam pengambilan data fisis laut (tidak konvensional) terutama di laut dalam, rekayasa pengolahan data (disesuaikan dengan kebutuhan desain struktur/ design criteria)
Perusahaan2 prospek:
  1. Royal Dutch Shell (Migas belanda)
  2. ExxonMobil (migas US)
  3. Statoil (migas Norwegia)
  4. Total (migas Perancis)
  5. Fugro GEOS (kontraktor migas asal belanda)
  6. BMT (kontraktor migas asal inggris)
  7. RPS Metocean (kontraktor migas asal Inggris)
  8. Tripatra (kontraktor/ EPC migas nasional)
  9. PT. Timah (persero) (perusahaan tambang timah nasional) –> offshore operation
  10. Saipem (kontraktor/ EPC migas)
  11. McDermott (kontraktor/ EPC migas)
  12. Worleyparsons (kontraktor/ EPC migas)
mata kuliah yang penting:
  1. Gelombang laut
  2. SIG
  3. Pemodelan oseanografi
  4. Bangunan Pantai
  5. Statistika
  6. Pencemaran Laut
  7. Arus laut
  8. Amdal
  9. Hidrodinamika Pantai
  10. Energi non Konvensional
  11. Hidrolika Pantai
  12. Oseanografi Geologi
  13. Metode Oseanografi
Coastal Modeler
            Coastal modeller bekerja dengan mensimulasikan dinamika2 laut di suatu perangkat lunak. Pemodelan yang dihasilkan meliputi pemodelan hidrodinamika/sirkulasi arus, pemodelan gelombang, pemodelan sedimen, pemodelan sebaran polutan (lingkungan), dll secara 1D, 2D, 3D. Pemodelan merupakan “alat” seorang oseanografer yang cukup efisien dalam memprediksi gejala2 alam laut. tanpa perlu mengeluarkan biaya yang banyak, suatu perusahaan dapat mengambil keputusan dengan cepat. Misalnya, prediksi tingkat sedimentasi di suatu kolam pelabuhan utk mencegah pendangkalan yang mengganggu operasi kapal laut, model persebaran termal dari buangan PLTU, dan juga model perencanaan pengerukan dan reklamasi. Walaupun banyak di belakang meja, seorang Coastal Modeler juga perlu memiliki kemampuan survey lapangan, karena data-data lapangan pada kondisi tertentu tetap diperlukan utk memvalidasi hasil model.
            Biasanya Coastal Modeler bekerja di perusahaan2 coastal engineering, sebagian di perusahaan migas, dan sebagian lagi di konsultan2 riset. Wanita yang kurang nyaman dengan aktifitas lapangan, akan lumayan cocok dengan profesi ini.
Perusahaan2 prospek:
  1. Royal Boskalis –> dredging asal belanda
  2. Van Oord –> dredging asal belanda
  3. National Marine Dredging Company –> dredging asal UAE
  4. Worleyparsons
  5. Pelabuhan Indonesia (Persero) –> BUMN tempat ane magang/KP..hehe
  6. Bhumi Warih –> (Indonesia)
  7. Labmath Indonesia –> Institut Riset Indonesia-Belanda
mata kuliah yang penting:
  1. Mekanika Fluida
  2. Statistika
  3. Hidrodinamika
  4. Oseanografi Kimia
  5. Metode Numerik
  6. Pemodelan Oseanografi
  7. Pencemaran Laut
  8. Sedimen
  9. Gelombang Laut
  10. Arus Laut
  11. Pasang Surut
  12. Fisika Matematika
  13. Reklamasi dan Pengerukan Pantai
Hydrographic dan Oceanographic Surveyor
              Inilah profesi yang biasanya digeluti para lulusan Oseanografi, peranan sprofesi ini sangat penting untuk penyediaan data-data yang akan dipakai selanjutnya oleh para engineer struktur dan lain2. Orang2 yang berada di profesi ini akan berkolaborasi dengan para lulusan dari Tek. Geodesi maupun Tek. geofisika.
Kalian tentunya sudah tidak asing lagi mengenai deskripsi kerja profesi ini, sehinggap saya tidak perlu menjelaskan secara rinci.hehehe
              Seorang Hydro-oceanographic surveyor melakukan pengukuran utk memperoleh data2 fisis laut (biasanya tidak diolah lebih lanjut, berbeda dengan metocean engineer) seperti arus, gelombang, batimetri, side scan sonar utk mendapatkan citra bawah laut (deteksi ranjau, kapal karam, jalur kabel, pipa bawah laut, dll), magnetometer (deteksi logam),  alat CTD (utk parameter kimia laut), dll. surveyor ini juga memakai tools lainnya seperti grab sampler, box coring (utk geoteknik dgn mndapatkan informasi sedimen dasarnya), dan tools2 lainnya. O ya, utk laut dalam, biasanya menggunakan ROV (remotely operated vehicle) karena bbrp instrumen ukur hanya dapat bekerja sampai kedalaman tertentu alias terbatas!. Kata salah seorang dosen dari Tek. Kelautan ITB bilang, klo harga 1 ROV itu bisa sampe 2X nya Toyota Alphard bro! kebayanglah!
Perusahaan2 prospek:
  1. Pageo (Nasional)
  2. EGS (Inter)
  3. Seascape (Inter)
  4. Fugro (Inter)
  5. MGS (Nasional)
  6. Calmarine (Nasional)
  7. PT. Rukindo (BUMN)
  8. PT. Surveyor Indonesia (BUMN)
  9. dll
Marine Seismic Navigator (Offshore Navigator)
              Dalam kegiatan eksplorasi pencarian sumber daya hidrokarbon yang letaknya di area laut lepas, seorang navigator sangat berperan penting dalam memastikan posisi dimana survey seismik dilakukan. Tanpa informasi lokasi dan posisi yang baik, data seismik yang diperoleh dari hasil eksplorasi akan tidak valid. Tanya kenapa? ya tentu saja, nanti para interpreter seismiknya akan kesulitan menentukan lokasi/letak dimana terkandungnya hidrokarbon tersebut! Keahlian dalam positioning laut sangat diperlukan dalam pekerjaan ini!

Kuliah Hidrografi sangat berperan penting! semangat kawan!
Perusahaan2 prospek:
  1. PGS – Petroleum Geo-services –> Norwegia *kalo ga salah
  2. WesternGeco (subs. Schlumberger) –> Perancis-US
  3. CGGVeritas –> Perancis
  4. Elnusa –> Indonesia
  5. Polarcus
  6. Fugro Geoteam –> Walanda a.k.a Londo a.k.a Belanda
Oil Spill Combat Responder
            kalo di darat sih seperti pemadam kebakaran lah kasarnya. Tapi, keahlian ini sangat spesifik. Pertama karena di laut (resiko tingkat keselamatan lebih tinggi), musuhnya tumpahan minyak (ga bisa dibasmi begitu aja/ banyak metodenya).
profesi ini kerjanya utk menanggulangi masalah minyak tumpah. banyak metodenya dalam menanggulanginya, seperti dispersant, skimmer, diledakkan/dibakar,dll. Biasanya perusahaan merekrut dari lulusan mana saja, standarnya sih kalo ga salah s1. Tapi seoarang lulusan oseangrafi memiliki nilai lebih karena, pengetahuan laut dan lingkungan laut yang dalam, terbiasa dengan iklim laut (sering field trip!)hehe, dan kuat2!hahaha
Perusahaan2 prospek:
  1. Slickbar
  2. Oil Spill Response
  3. Leadership Indonesia
Profesi Lainnya
             Oseanografi merupakan jembatan sains dan teknik. Ingat, pada hakikatnya jurusan ini banyak mempelajari prinsip2 kerekayasaan (principle of engineering). Dengan tingkat kemampuan seorang sarjana, seharusnya lulusannya dapat fleksibel di berbagai bidang kerekayasaan lainnya.
Beberapa lulusan Ose banyak yang bekerja di perusahaan migas, selain profesi di atas, profesinya lainnya apa? ada yang jadi: field engineer, geophysicist, HES (Health Environment Safety) Engineer , dan banyak lagi sebenernya.

Field Engineer
            Karena kefleksibelannya tadi, belajar mekanika fluida, mekanika, termodinamika, matematika rekayasa, statistik,dll sehingga beberapa alumni ada yang gawe di perusahaan macem Halliburton, Schlumberger sebagai field engineer, dan sebagian lagi ada yg berprofesi jadi Well Intervention Engineer di Total. Yaps, sekali lagi, ketika bicara ekploitasi migas, anda akan menghadapi yang namanya fluida (dari reservoir, di bor, sampe di kilang!)

           
HES Engineer
          Saat kuliah di Oseanografi ada beberapa mata kuliah wajib yang disediakan dari jurusan Tek. Lingkungan, pada akhirnya banyak yg jeblos dengan profesi ini.

Marine Environmental Engineer/Scientist
        Saya sempat berbincang2 dengan seorang alumni yang bekerja di sebuah perusahaan besar pertambangan emas Papua. Beliau memantau/monitoring tingkat pencemaran di area pembuangan tailing dari hulu ke hilir. 

Mata Kuliah Pilihan yang Harus diperhatikan
  1. Pemograman Oseanografi
  2. Bangunan Pantai
  3. Akustik Kelautan
  4. Dinamika Estuari
  5. Mitigasi Bencana Pesisir dan Laut
  6. Teknologi Inderaja dan Pemetaan Laut
  7. Geospasial data Base
  8. Sistem Informasi Kelautan
  9. Sedimen Transport
  10. Reklamasi dan Pengerukan
  11. Geomorfologi Pantai
  12. Geokimia Sedimen
  13. Tata ruang Pesisir dan Laut
  14. Konservasi Sumber daya Laut
  15. Pengelolaan Sumber daya Laut
  16. Amdal Pesisir dan Laut
  17. Energi Non Konvensional dari Laut
  18. Marine RadioNuklide
  19. Marine Isotope Chemistery
  20. Kewirausahaan
  21. Standarisasi
  22. Studi Kelayakan dan Manajemen Proyek
Setelah Lulus, Mahasiswa kelautan dan oseanografi memiliki peluang untuk bekerja di perusahaan-perusahaan ternama yang bergerak dalam bidang:
- Oil & Gas Company
- Konsultan Offshore Engineering Asing & Lokal
- Kontraktor Offshore Engineering dan Civil Asing dan Lokal
- Lembaga Penelitian dan departemen pemerintahan.
- Perusahaan Inspeksi
- Wirausaha
Beberapa Perusahaan yang telah ditempati oleh lulusan Teknik Kelautan ITB adalah :
Badan Pemerintahan :
- Departemen Kelautan dan Perikanan
- BAPENAS
- PPGL
- Dirjen Migas
- BPPT
Kontraktor Asing
- Schlumberger
- McDermott
- SAIPEM
- Nisconi
- Acergy
- East Marine
- Timor Bahari
- SBS
- Transocean Sedcovorec
Konsultan Engineering Asing
- Technip
- Amec Berca
- Petrosea
- Thiess
- INTEC Engineering
Kontraktor Lokal
- Dwisatu Mustika Bumi
- Halliburton (KBR)
Konsultan Engineering Lokal
- Tripatra
- Bina Rekacipta Utama
- Dinamaritama
- Singgar Mulia
- LAPI ITB
- OTRG
- PPKL
Operator / Owner Minyak & Gas
- TOTAL Indonesia
- Perusahaan Gas Negara (PGN)
- CNOOC
- Kondur Petroleum
- British Petroleum (BP)
- Conoco
- VICO
Lainnya:
- Indospec
- Freeport
- Excelcomindo
- AXA
- Palyja (PAM DKI)
Dan beberapa perusahaan terkemuka lain di luar lingkungan Teknik Kelautan
Companies Logo:







Govermental Department Logo :



             Menurut saya sih untuk bisa berkembang di Oseanografi dan dapat bekerja di perusahaan luar biasa di atas yaitu dengan perbanyak Link dan gunakan kesempatan Magang dengan sebaik''nya, kita sebagai mahasiswa seharusnya lebih baik mencari daripada berdiam diri, mencoba aktif di lingkungan umum sehingga kita sendiri banyak pengalaman di luar yang nantinya akan digunakan dalam proses dunia kerja nyata. SEMANGATTT... Prospek yang sangat Bagus, Besar dan Luar Biasa apabila kita mau meyakini bahwa Lulusan Oseanografi sangat sangat di butuhkan nantinya. WASPADA DIRA ANURAGA.


DAFTAR PUSTAKA:
di sunting dari rekan sesama oseanografi (http://aryoharrispana.wordpress.com/2012/01/13/prospek-dan-profesi-lulusan-oseanografi/) dan melalui pengeditan seperlunya.

Tuesday, February 5, 2013

SEMINAR 3D GEOSPATIAL DATA



SEMINAR 3D GEOSPATIAL DATA
Oleh: Veri Yulianto 
  (Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang)
 
 
                Seminar 3D Geospatial Data yang diselenggarakan pada selasa 29 Januari 2013 bertepat di Hotel Grand Kemang di hadiri sekitar 100 peserta yang berasal dari perusahaan mining, forestry, Plantation, Oil & Gas. Dalam pembukaan acara, Bayu Wedha sebagai Managing Director PT. Integrasia Utama menyampaikan penting nya acara ini dalam usaha mengupdate teknologi di Indonesia. Turut serta Prof. Ketut Wilantika salah satu Prof. di kampus ITB Bandung membuka acara dengan berbagi ilmu pengetahuan mengenai Remote Sensing. Kemudian Marketing Manager DES, Teo Huey Chin juga memberikan sambutan dalam acara ini.
Prof. Ketut
Dalam acara ini, Intermap yang diwakili Dr Rejean Simard menyampaikan penting acara ini bagi perusahaan yang bergerak di bidang mining, forestry, Plantation, Oil & Gas.
Dr Rejean Simard
Dan Lynch dari technical Intermap menyampaikan beberapa materi dan keunggulan produk-produk yang di miliki oleh Intermap, diantara materi tersebut yaitu NEXTMap Indonesia 5m – The 3D Geospatial Data Differentiator, NEXTMAp World 30 DSM, Using NEXTMap World 30 with DATAppliance, Applications of NEXTMap DEMs.  Turut serta dalam seminar ini salah satu perusahan dari Malaysia, MySpatial menyampaikan beberapa materi mengenai Application of NEXTMap 5m Products in Plantation.
Pihak penyelenggara yaitu PT. Integrasia Utama yang wakili Dr. Firman Hadi sebagai Geomatics Specialist menyampaikan materi mengenai Application of IFASR with Optical Images.
SEMINAR